Salah
satu anime China (Donghua) yang paling banyak dibicarakan pada tahun 2025
adalah donghua ini, judulnya Eclipse Of Illusion atau 云生不知梦 yang merupakan sebuah animasi 3D yang mengusung tema sepasang female lead
sebagai tokoh pemeran utamanya. Bergenre action fantasi xianxia dengan plot cerita utama kisah pembalasan
dendam di dalam dunia persilatan dewata (xianxia).
Yang
membuat donghua ini ramai diperbincangkan di kalangan para penggemar donghua
adalah karena sang tokoh sentral dari kisah ini merupakan seorang wanita. Hal
ini dianggap tidak lazim, karena biasanya di dalam donghua dari dulu tokoh sentralnya selalu seorang
pria.
Jadi
ini menarik. Apalagi ternyata tokoh utama wanitanya bukan
hanya satu, melainkan ada dua orang. Jadilah donghua ini bergenre sepasang
female lead. Para fans pun menduga-duga, oh, jangan-jangan donghua ini adalah
donghua GL atau donghua sismance.
Kalau
kita simak jalan ceritanya, di dalam season satu ini, yang kentara adalah
kisahnya memang mengarah pada sismance. Karena di dalam donghua ini gak ada tokoh utama prianya. Sampai akhir season satu, belum terlihat bahwa donghua ini akan mengarah pada GL. Tapi kalau sismance sih, iya, menurut
aku.
Donghua
ini dirilis oleh Youku pada tanggal 05 Juli 2025 sebanyak 26 episode dengan
durasi sekitar 30 menit per episode. Diproduksi langsung oleh Youku, yang
merupakan animasi 3D Youku yang pertama.
Sekali
debut, donghua ini langsung meledak dan hit. Para penggemar donghua langsung
terhenyak dan terpesona sama karakter tokoh utama wanita di dalam donghua ini
yang bernama Yun Wang Shu. Dengan cepat donghua ini meraih popularitas dan
sukses secara komersil. Asyik sekali nontonnya.
Selain
plot ceritanya yang menarik dan seru. Gambar animenya juga mempesona. Cantik
dan hidup, detil-detilnya jelas kayak benar-benar dimainkan oleh manusia
betulan. Spesial efeknya juga bagus. Adegan pertarungannya dahsyat dan keren.
Karakternya juga menawan. Cantik sekaligus jagoan. Karakterisasi dari
tokoh-tokohnya digambarkan step by step dengan runtun, sampai dengan perubahan
karakternya juga digambarkan dengan begitu jelas.
 |
| Yun Wang Shu |
Dan
entah disengaja atau tidak, suara dari para
tokoh-tokohnya diisi dengan begitu uniknya oleh para voice actor. Bagi
kalian-kalian yang gak biasa nonton donghua, jika mendengar suara yang
diucapkan oleh para tokoh di dalam donghua ini mungkin bisa merasa agak heran,
kok suaranya begitu sih? Nada ucapan mereka sangatlah pelan. Gak seperti orang
kalau berbicara pada umumnya. Nadanya bukan saja pelan, tetapi juga mengalun
seperti orang yang sedang melantunkan puisi. Tapi bagi aku pribadi sih, gak
terasa mengganggu. Karena mungkin mereka sengaja mengisi suaranya seperti begitu
sebagai sebuah bentuk keunikan, yang akan diingat selalu sebagai ciri khas dari
donghua ini.
 |
| Xi He |
Apa
yang membuat para penonton begitu terkesima sama donghua ini?
 |
| Xi He |
Itu tak lain tak bukan adalah karena sang tokoh
utamanya yang bernama
Yun Wang Shu ini.
 |
| Xi He |
Karena
di awal cerita sudah digambarkan bahwa Yun Wang Shu ini telah dikhianati oleh tunangannya. Di
hari pernikahan mereka, ia dibantai beserta dengan ayahnya dan seluruh anggota
partainya dibasmi seluruhnya oleh tokoh-tokoh yang menghamba kepada raja iblis.
Yun Wang Shu diracuni terlebih dahulu, lalu setelah keracunan, ia dikeroyok beramai-ramai,
diburu dan akhirnya dibantai. Jantung Yun Wang Shu diambil dan diremas hancur
oleh tunangannya, yaitu Fengyi Wenxue.
 |
| Xi He |
Apakah Yun Wang Shu tewas?
 |
| Xi He |
Musuh-musuhnya semuanya menyangka ia sudah tewas. Tapi
ternyata tidak. Dalam keadaan sekarat, ia berhasil diselamatkan oleh Lu Qichao,
sang majikan paviliun Luo Yi. Lu Qichao ini adalah seorang tokoh yang
misterius. Kita belum tahu, sebenarnya Lu Qichao ini adalah tokoh yang baik
atau tokoh yang jahat.
 |
| Xi He |
Lu Qichao menyelamatkan nyawa Yun Wang Shu tidak
dengan cuma-cuma. Pria ini memberikan jantung Linglong kepada Yun Wang Shu
agar ia bisa hidup kembali. Tapi sebagai balasannya, Yun Wang Shu menyerahkan hidupnya
dengan menggadaikan dirinya kepada majikan paviliun Luo Yi ini. Belum jelas apa
motivasi Lu Qichao melakukan hal ini.
 |
| Xi He |
Berkat jantung Linglong, Yun Wang Shu hidup kembali.
Lebih tepatnya terlahir kembali dengan tubuh yang sehat seperti sediakala, tapi
dengan wajah yang berubah. Ia berlatih selama 60 tahun lamanya, bersembunyi di
paviliun Luo Yi untuk membalas dendam kepada musuh-musuhnya.
 |
| Yun Wang Shu Titisan Dewi Cahaya Lilin |
Jantung Linglong adalah harta pusaka yang ajaib. Ia
bisa melebur, menyerap dan bersatu dengan intisari dari kelima elemen alam yang maha dahsyat, yaitu api,
air, logam, tanah dan kayu.
 |
| Chiyang Huaming |
Di dalam perjalanannya untuk membalas dendam, Yun
Wang Shu yang wajahnya sudah berubah ini, mengubah identitasnya menjadi seorang
gadis bernama Xi He.
 |
| Chiyang Huaming |
Dengan bantuan jantung Linglong, Xi He menemukan benda
pusaka, 5 artefak ajaib yang merupakan manifestasi dari 5 elemen alam yang maha
dahsyat secara tidak disengaja satu persatu yang menjadikan Xi He semakin sakti
ilmu kepandaiannya.
 |
| Chiyang Huaming |
Xi He mencari satu persatu musuh-musuhnya. Ia
membinasakan musuh-musuhnya satu demi satu dari yang kepandaiannya paling
rendah sampai dengan yang paling tinggi.
 |
| Chiyang Huaming |
Siapa saja musuh-musuh dari Xi He ini?
 |
| Chiyang Huaming |
Oh, banyak sekali. Ada Fengyi Wenxue, mantan
tunangannya yang berkhianat. Ada Sima Jue, kakak seperguruan dari ayahnya Yuan
Wang Shu. Ada Lin Feng, kakak seperguruan Yuan Wang Shu yang berkhianat. Ada
Yan Qingfei, si gadis suci. Ada Yan Ling, si adik angkat dari Yan Qingfei. Ada
Yun Luoxuan, si pengkhianat yang meracuni Yun Wang Shu.
 |
| Chiyang Huaming |
Di samping para tokoh antagonis, ada juga tokoh
protagonis yang membantu Xi He di dalam usahanya untuk membalas dendam. Mereka
adalah Long Er, si gadis naga yang selalu mengikuti Xi He ke mana-mana. Ada Yan
Che, si perwira penyelidik dari sekte Tian Yi. Dan juga Xian Guang, si dewa
phoenix.
 |
| Lu Qichao |
Ternyata Xian Guang dan Long Er adalah 2 orang pengawal
dari dewi cahaya lilin, seorang dewi sakti di masa lalu yang berhasil
melumpuhkan kaum iblis dari muka bumi. Dan ternyata Yun Wang Shu ini adalah
titisan dari dewi cahaya lilin di masa sekarang. Peristiwa ini adalah fakta
yang terungkap di penghujung cerita.
 |
| Lu Qichao |
Tapi yang paling menarik dari donghua ini, menurut aku
adalah kisah persahabatan antara Xi He dengan Chiyang Huaming, si gadis muda
pewaris tunggal dari sekte Tian Yi yang merupakan sekte nomor satu yang paling
berkuasa di saat itu.
 |
| Long Er |
Chiyang Huaming yang merupakan female lead kedua di
dalam donghua ini, akhirnya membantu Xi He melawan musuh utamanya yang
berafiliasi dengan raja iblis, yaitu Fengyi Wenxue dan Yan Qingfei.
 |
| Long Er |
Chiyang Huaming ini semenjak kecil sudah ngefans berat
sama Yun Wang Shu. Di saat itu, Yun Wang Shu adalah generasi muda yang paling
berbakat di era itu yang diprediksi semua orang akan menjadi tokoh muda yang paling
menonjol dan berprestasi di dunia persilatan.
 |
| Xian Guang |
Chiyang Huaming tidak tahu, bahwa Xi He ini adalah
Yun Wang Shu yang terlahir kembali. Karena ada konflik kepentingan di sekte
Tian Yi, jadi Xi He tidak berani membuka rahasia dirinya kepada Chiyang
Huaming. Karena di saat itu Fengyi
Wenxue telah berhasil menduduki posisi yang tinggi sebagai salah satu tetua
yang disegani di sekte Tianyi.
 |
| Yan Che |
Chiyang Huaming dibuat penasaran oleh Xi He, sehingga
ia kepingin mengetahui identitas Xi He yang sesungguhnya. Dia juga menemukan sosok
seorang sahabat dari diri Xi He. Ia mengagumi sosok Xi He, yang mengingatkannya
kepada sosok Yun Wang Shu, idolanya itu.
 |
| Yan Che |
Chiyang Huaming juga seorang gadis muda yang kesepian.
Semenjak ibunya, sang ketua sekte Tian Yi meninggal, Chiyang Huaming pun
menggantikan posisi ibunya, sebagai sang ketua muda di sekte Tian Yi. Posisinya
yang tinggi sebagai seorang ketua, seringkali membuat dirinya merasa kesepian.
Ia ingin memiliki seorang sahabat, tapi gak ada yang bisa dijadikan sahabat di
sekte Tian Yi. Ia ingin bersahabat dengan Xi He dan menjadikan gadis itu
sebagai teman curhatnya, tapi Xi He terus menjaga jarak dengannya.
 |
| Fengyi Wenxue |
Walaupun begitu, persahabatan mereka cukup sweet. Di
kala temannya lagi kesusahan atau sedang kritis, yang satu menyelamatkan yang
lain. Begitu pula sebaliknya. Xi He berhasil menyelamatkan nyawa Chiyang
Huaming satu kali dan Chiyang Huaming juga berhasil menyelamatkan nyawa Xi He
satu kali. Walaupun Xi He terus menjaga jarak dengan Chiyang Huaming, tapi
sebenarnya Xi He sangat perhatian pada gadis itu, karena ia tahu gadis itu
adalah satu-satunya orang yang baik di dalam sekte Tian Yi.
 |
| Fengyi Wenxue |
Oh ya, lebih menarik mana antara Yun Wang Shu atau Xi
He?
Walaupun mereka itu orang yang sama, tapi kepribadian
mereka agak berbeda.
 |
| Yan Qingfei |
Yun Wang Shu itu lebih lembut dan halus. Hatinya
bersih dan polos. Tapi setelah hidupnya hancur dan berubah menjadi Xi He, ia
berubah. Ia menjadi dingin dan lebih pendiam. Ia kejam dan telengas terhadap
musuhnya. Tadinya kukira, ia akan terus menerus begitu. Oh ternyata tidak.
Ternyata masih ada kelembutan yang tersisa di dalam hatinya. Hatinya hangat
kembali ketika ia bersama Chiyang Huaming dan Long Er.
 |
| Yan Qingfei |
Dan di dalam donghua ini, kreator menciptakan begitu
banyak kostum-kostum yang indah dan keren untuk Xi He, boleh dikata Xi He
berganti-ganti kostum terus di dalam setiap adegan, sehingga mata penonton
dibuat terpana melihat penampilannya. Belum lagi tata rias, make up, rambut
bahkan perhiasan dan pernak-pernik di atas kepalanya itu dibuat sedemikian
lengkap, detil dan rapi. Padahal mau bertarung loh, tapi dandanannya bisa
serapi kayak mau ke pesta saja loh. Xi He sangat feminin dan penampilannya
seperti seorang dewi.
 |
| Yan Ling |
Sebaliknya dengan Chiyang Huaming, dengan kostum
panglimanya yang merah menyala itu, dia terlihat gagah dan berwibawa. Biarpun masih
amat muda, tapi ia kuat, elegan dan sangat berwibawa. Ia bisa tegas, bisa juga
muncul sifat kekanakannya. Wajahnya sangat unik dan berkarakter. Ia salah satu
tokoh cewe yang aku sukai di dalam donghua ini.
 |
| Yan Ling |
Perpaduan Xi He dan Chiyang Huaming sangat menawan.
Seharusnya kebersamaan mereka bisa dibuat lebih banyak, karena adegan mereka
bersama ini merupakan daya tarik utama dari donghua ini. Stealing scene-nya
terletak di bagian ini. Entah kreator tahu gak tentang ini?
 |
| Sima Jue |
Aku rasa karakter Xi He dan Chiyang Huaming ini akan
ada pengembangan yang lebih signifikan di season 2 nantinya. Kemungkinan
mengarah ke GL akan semakin terbuka. Maka itu, hal ini juga yang menjadi topik
hangat yang diperbincangkan oleh fans.
 |
| Lin Feng |
Jadi di season satu ini, topik utamanya masih lebih
difokuskan pada kisah pembalasan dendam oleh Yun Wang Shu atau Xi He kepada
musuh-musuhnya.
 |
| Yun Luo Xuan |
Jadi kita tunggu saja rilisnya season dua yang
trailernya sudah dirilis duluan pada tahun 2025 ini. Sepertinya season dua ini
akan dirilis pada tahun 2026 ini.
Yang jelas, donghua ini sangat aku rekomendasikan
sebagai salah satu tontonan yang paling seru di tahun 2025 lalu.
*********
Sumber Foto: https://sogou.com