Artikel ini
terdiri dari 2 part. Part 1 di bagian atas, dan Part 2 di bagian bawah.
Silahkan enjoy, guys!
Part 1:
Gimana harus
membuat sebuah drama GL atau sismance yang bagus?
Ada 2 opsi,
biasanya.
Opsi pertama,
dibuat penuh dengan adegan romance yang berani dan eksplisit, seperti yang
sekarang lagi banyak di jagat dunia hiburan gl, yang saking banyaknya sampai
membuat diri kita puyeng, mau nonton yang mana dulu nih?
Ataukah opsi
kedua, yang dibuat dengan penuh keseriusan dan lebih menonjolkan pada plot
cerita dan konsepnya?
Aku pribadi
lebih suka dengan opsi yang kedua ini.
Mungkin yang
opsi pertama, akan lebih banyak yang menonton. Karena cerita yang lebih banyak
romance nya pasti lebih disukai penonton, apalagi yang banyak adegan berani dan
eksplisitnya.
Tapi jujur ya, cerita
gl yang konsepnya bagus, akan bertahan lebih lama dan akan meninggalkan kesan
atau impresi yang mendalam, sehingga tak akan mudah terlupakan sampai
bertahun-tahun. Membuat kita terus kepingin menontonnya sampai berulang-ulang,
saking sukanya dan gak akan pernah terasa bosan selamanya. Intinya drama gl
jenis ini akan lebih awet.
Percaya gak?
Seperti yang
sudah sering aku utarakan di dalam review-review aku sebelumnya, baik di blog
maupun di channel youtube ku, bahwa drama gl atau drama sismance buatan China
itu pada hakikatnya memang lebih unggul dari segi konsep cerita dibandingkan
dengan drama gl buatan mancanegara.
Sekali lagi,
itu disebabkan karena para kreator gl di China tidak leluasa berkarya, karena
ada pembatasan dari pemerintah sehubungan dengan ideologi mereka yang menolak
LG.
Pembatasan
kreativitas seperti inilah justru malah melahirkan inovasi dan daya cipta yang
lebih luas. Mereka bisa menggabungkan cerita gl dengan tema lain. Memasukkan
berbagai macam unsur. Hingga mengangkat topik-topik yang gak akan pernah
ditemukan di dalam kisah-kisah gl mancanegara.
Gak percaya?
Buktinya adalah
drama ini.
Yuk, kita bahas
di sini !
Drama ini
berjudul Duet Of Shadows atau 双姝美探.
Betul, kata Duet di sini menunjukkan bahwa pemain
utamanya ada 2 orang. Dan dua-duanya adalah cewe.
Sepasang female
lead. Itu tema yang disebut oleh dunia hiburan di China, khususnya untuk tema
GL atau sismance, mereka selalu menyebutnya dengan istilah ini, sepasang female
lead bukan GL atau sismance.
Kali ini
kreator gl drama ini memadukan unsur sismance dengan unsur misteri,
kriminalitas dan investigasi. Membuat drama ini lengkap sebagai sebuah drama
sismance dengan background kisah detektif.
Apakah
penggabungan kedua unsur ini bagus?
Menurut aku,
sangat bagus.
Karena sangat
fresh...!
Menontonnya aja
sudah excited. Karena di dalam kisah ini, kita disuguhi dengan kisah detektif
misteri yang seru.
Dan kedua orang
female lead kita ini bermain sebagai Duo Detektif. Yang satu sebagai Polisi dan
yang satunya lagi sebagai Ahli Forensik. Detektif dan Dokter Otopsi. Ini
merupakan sebuah perpaduan yang sangat klop di dalam kisah-kisah detektif. Dan
keduanya adalah cewe yang sangat kompeten.
Kedua orang
cewe ini adalah cewe tomboy. Ya dong. Kalau yang lemah lembut pasti gak akan
cocok jadi penyelidik. Karena sifat penyelidik itu harus yang tegas, tangkas
dan gesit.
Kalian masih
ingat kan dengan drama gl yang berjudul Couple
Of Mirrors 双镜? Kalau kalian masih ingat sama drama
ini, tentu kalian juga sudah mengenal aktris utamanya.
Ya, ia adalah
Sun Yi Han 孙伊涵. Sun Yi Han ini punya aura tomboy,
dingin dan tegas. Jadi ia sangat cocok menjadi pemeran utama di dalam drama Duet Of Shadows ini. Di sini Sun Yi Han
memerankan karakter dokter forensik bernama Qin Xin.
Lawan main Sun
Yi Han di sini adalah Sun Mei Lin 孙美林. Namanya belum banyak dikenal. Tapi Sun Mei Lin ini punya aura
tomboy, dingin, cuek dan keras. Yang membuat dirinya cukup cocok untuk
memerankan seorang detektif bernama Lin Lan.
Jadi kalian
lihat di sini, bahwa kedua orang female lead ini sangat cocok kepribadiannya
satu sama lainnya. Keahlian mereka di sini menjadi saling melengkapi. Kerja
sama seorang polisi dan seorang dokter forensik sangatlah dibutuhkan untuk bisa
mengungkapkan berbagai macam kasus kriminal di dalam drama ini.
Dan entah
disengaja atau tidak, kedua orang aktris yang sama-sama bermarga Sun ini, bisa
menjadi ikon baru untuk GL atau sismance couple yang layak diperhitungkan di
tahun 2026 ini.
Kita sebut saja
mereka di sini sebagai Double Sun ya!
Oke, drama ini
memiliki total 31 episode dengan durasi sekitar 19 menit per episode. Jadi
drama ini termasuk drama berdurasi menengah.
Tayang di
platform Iqiyi, tentu saja dengan sub Indo. Bagi penonton internasional, kalian
bisa menontonnya di platform Iqiyi Internasional dengan sub Inggris.
Drama ini
terdiri dari beberapa buah kasus kriminal yang harus diungkap oleh Duo Sun ini.
Kisah drama ini
ber-setting di zaman republican. Di mana di zaman itu, kaum wanita masih
berstatus rendah dan tidak memiliki hak yang sederajat dengan kaum pria. Jadi
kalian akan menyaksikan adegan di mana kaum wanita di sini sebagai objek atau
komoditas yang bisa diperjualbelikan.
Lin Lan adalah
seorang gadis yang baru lulus kuliah dari Prancis. Ia pulang ke China. Pamannya
Lin Lan yang bekerja sebagai kepala polisi memasukkan Lin Lan ke dalam kantor
polisi agar keponakannya ini bisa bantu-bantu di sana.
Tepat di saat
itu, polisi sedang disibukkan dengan serangkaian kasus pembunuhan yang membingungkan.
Lin Lan lalu mengajukan diri untuk membentuk sebuah tim khusus penyelidikan
yang beranggotakan 4 orang. Lin Lan gak mau dirinya ditempatkan di belakang
meja mengurusi masalah admin, jadi ia memaksa pamannya untuk membiarkan dirinya
terlibat di dalam penyelidikan.
Akhirnya
terbentuklah sebuah divisi baru yang bernama Divisi Kriminal Keempat, yang
beranggotakan Lin Lan, Qin Xin, Dou Ming Cong dan Zhao Er Bao. 2 orang cewe dan
2 orang cowo.
Perjumpaan Lin
Lan dengan Qin Xin yang tanpa disengaja itu malah membuat mereka berdua menjadi
mitra atau satu tim. Awalnya hubungan mereka berdua tidak harmonis. Mereka suka
ribut dan gak kompak. Tapi kasus-kasus yang terpampang di depan mata mereka,
menuntut mereka untuk meredam ego mereka masing-masing dan mau belajar untuk
bekerja sama.
Di beberapa episode
awal, nuansa GL cukup terasa. Karena kasus pembunuhan yang melibatkan seorang
aktris opera China yang terkenal. Karakter ini diperankan oleh seorang aktris
bernama Li Yuan 李媛 yang aslinya adalah seorang aktris
LG.
Review kali ini
hanya merupakan review selayang pandang saja. Jika kalian menyukai drama ini,
maka akan kulanjutkan reviewnya di Part 2. Jika antusiasme kalian kurang, maka
review nya hanya kubatasi sampai di sini saja.
Ok. Tapi
overall, menurut aku, drama ini cukup layak untuk ditonton ya!
JUDUL:
DUET OF SHADOWS
– 双姝美探.
Tahun: 2026.
Jenis: Drama
Berdurasi Menengah.
Genre:
Sepasang
Female Lead, Sismance, Detektif.
Tayang Di:
Iqiyi.
Tayang Tgl.: 04
Februari 2026.
Bisa Ditonton
Di: Iqiyi dan Bstation.
Jumlah Episode:
31.
Durasi Per
Episode: 19 menit.
Pemain:
Sun Yi Han 孙伊涵 sebagai Qin Xin.
Sun Mei Lin 孙美林 sebagai Lin Lan.
Xu Hao 徐浩 (Xiho) sebagai Dou Ming Cong.
Xiu Rui 修睿 sebagai Zhao Er Bao.
Part 2:
Di Part 2 ini,
aku gak akan membahas lagi tentang plot ceritanya, karena lebih baik gak usah
kuceritain, kalian nonton aja sendiri biar gak spoiler ya!
Di Part 2 ini,
aku akan membahas hal-hal menarik di balik layar tentang kedua aktris ini, yang
aku yakin gak pernah dibahas oleh media mana pun.
Oke, let’s go !
Setuju gak
kalian, jika aku bilang bahwa kedua orang aktris ini cantiknya kharismatik?
Cantik kharismatik
itu beda dengan kecantikan pada umumnya. Kalau kecantikan pada umumnya itu,
biasanya terkait dengan penampilan pada pandangan pertama. Kesan pertama saat
kalian memandang seseorang, yang langsung bisa kalian simpulkan di saat itu
juga.
Sedangkan cantik
kharismatik itu timbul di saat kita sedang menikmati akting mereka. Kesan itu
didapat ketika karakter yang mereka perankan cocok dimainkan oleh mereka.
Kharisma mereka memancar dari situ. Jadi mereka terlihat cantik.
Tapi kesan itu
belum tentu akan sama, jika mereka memainkan karakter yang gak cocok dengan
aura mereka. Kharisma mereka gak akan memancar. Jadi mungkin mereka tidak akan terlihat
secantik itu.
Sedangkan
cantik secara umum, mau dia main karakter seburuk apa pun, dia akan tetap
terlihat cantik. Itu bedanya. Jadi buat para aktris yang cantiknya kharismatik,
mereka harus lebih cermat memilih proyek yang tepat di masa depan, yang bisa
lebih menonjolkan kharisma mereka, yang bisa membuat penampilan mereka lebih
menyala tentunya.
Untuk Sun Yi
Han, aktris ini sudah memiliki sebuah karya masterpiece, yaitu Couple Of Mirrors, yang membuat dirinya
breakthrough performance di kala itu sehingga memperoleh banyak penggemar GL.
Nah, untuk Sun
Mei Lin yang muncul di dunia hiburan belakangan, setidaknya ia juga memiliki
sebuah karya yang cukup layak untuk diperhitungkan, yaitu sebuah drama berdurasi
menengah di tahun 2025 yang berjudul Fancy
Land 彼岸灯塔. Tapi aku rasa di drama Duet Of
Shadows inilah, ia meraih breakthrough performance.
Nah, untuk
lebih mengenal couple Double Sun ini, aku sengaja menyarikan sebuah interview
dengan kedua orang aktris ini yang berlangsung ketika drama Duet Of Shadows sedang tayang.
Interview Dengan Couple Double Sun:
Catatan:
T = Tanya.
J = Jawab.
SYH = Sun Yi
Han.
SML = Sun Mei
Lin.
T:
Gimana kesan
kalian terhadap karakter Qin Xin, si dokter ahli forensik dan karakter Lin Lan,
si gadis detektif?
SYH:
Qin Xin adalah karakter yang sangat
menarik. Ia dituntut harus bisa menyeimbangkan teknik otopsi tradisional dengan
situasi modern di era republican.
Bagiku, pengalaman terbesar bagi Qin
Xin adalah bagaimana ia belajar mengatasi rasa minder akan status sosialnya dan
mulai menghargai nilai dari keahlian yang ia miliki.
SML:
Wah, Lin Lan itu sangat gagah.
Memerankan Lin Lan membuat aku mendapat kesempatan untuk menunjukkan sisi
heroik dan mandiri dari diriku. Aku merasa karakter ini mengalami pertumbuhan
besar, dari seorang detektif elit yang angkuh menjadi lebih rendah hati dan
bisa lebih menghargai penderitaan orang kecil.
T:
Coba kalian
gambarkan tentang kerja sama dan chemistry di antara Qin Xin dan Lin Lan ini?
J:
Mereka berdua ibaratnya adalah
sinergi Zhong –
Xi (Timur –
Barat). Yang paling berkesan buat kami adalah, dinamika bentrokan karakter
mereka di awal ketika mereka bekerja sama, yang pada akhirnya berubah menjadi
kerja sama tim yang solid. Kerja sama mereka merupakan sebuah bentuk
penyelamatan bersama.
SML:
Bagiku, bekerja dengan Sun Yi Han
telah membantu aku mendalami sisi emosional yang lebih halus dari naskah
tersebut.
T:
Apa pengalaman syuting yang paling berkesan buat kalian?
J:
Drama ini
melakukan proses syuting selama 45 hari di Hengdian Studios. Atmosfer tahun
1920-an yang dibangun sangat membantu kami masuk ke dalam peran, terutama
dengan kostum khas seperti cheongsam dan seragam detektif kami.
T:
Apa tantangan bermain di dalam drama tentang investigasi?
J:
Ritme syuting
yang sangat cepat dan intens untuk menjaga ketegangan di setiap kasus, seperti
kasus pembunuhan di ruang tertutup itu.
Kami merasa
bangga bisa ikut terlibat di dalam proyek yang menonjolkan kekuatan, kemandirian
dan kecerdasan perempuan di era yang penuh gejolak.
Sulit sekali
untuk menjaga ekspresi serius di saat harus melakukan adegan penyelidikan yang
intens, padahal di balik layar kami sering bercanda.
T:
Gimana pendapatmu tentang Sun Yi Han?
SML:
Sun Yi Han
orangnya sangat detail dan pendiam, tapi ia sangat cerdas. Pembawaannya sangat
tenang dan elegan, persis seperti karakter Qin Xin yang merupakan dokter ahli
forensik yang teliti.
Aku sangat
terkesan dengan bagaimana Yi Han sangat menjiwai perannya. Ia bisa berubah
seketika menjadi sangat serius saat adegan otopsi atau ketika melihat bukti
medis, yang membuat aku sendiri menjadi lebih mudah masuk ke dalam peran
detektifku.
Yi Han adalah
partner yang kompak dan soul mate akting di proyek ini. Kami sering berdiskusi
tentang detail kecil dalam naskah agar interaksi kami terlihat lebih alami dan
gak kaku.
T:
Gimana pendapatmu tentang Sun Mei Lin?
SYH:
Sun Mei Lin
orangnya sangat profesional dan cool. Ia sangat cocok memerankan detektif Lin
Lan yang tegas. Aku sangat kagum dengan cara Mei Lin menghafal dialog teknis
kepolisian yang panjang.
Meskipun di
dalam drama ini, kami sering berdebat, tapi Mei Lin adalah rekan yang sangat
perhatian di lokasi syuting. Ia selalu memastikan suasana tetap ceria saat kami
sedang kelelahan.
Aku merasa
gak sulit untuk membangun kedekatan dengannya, karena Mei Lin sangat terbuka
dan komunikatif sejak hari pertama syuting.
T:
Apakah ada hal-hal menarik di balik layar saat syuting?
SML:
Yah, ada.
Saat syuting
di kasus pembunuhan di hotel tersebut, set hotel dibangun dengan sangat detail
dengan pencahayaan yang redup. Aku sempat merinding saat syuting adegan malam
hari di lorong hotel tersebut.
Kasus ini
berakhir dengan adegan kejar-kejaran di atap bangunan. Kami harus melakukan
adegan tersebut berulang kali untuk mendapatkan sudut pandang sinematik yang
pas.
SYH:
Bagian tersulit buatku adalah ketika harus menjelaskan istilah medis forensik
kuno sambil tetap terlihat tenang dan profesional di depan kamera.
Nah, sekarang kalian ingin tahu gak, gimana reaksi penggemar atas
chemistry couple Double Sun ini?
Para penggemar memberikan sambutan yang sangat
antusias, bahkan banyak yang menyebut bahwa chemistry antara Double Sun ini
adalah jiwa utama dari drama ini.
Di Weibo dan Douyin, penggemar sangat menyukai
karakter yang kontras di antara mereka. Sun Mei Lin yang cool dan maskulin
sebagai detektif bersanding dengan Sun Yi Han yang elegan dan teliti sebagai
dokter ahli forensik. Mereka dianggap sebagai perpaduan visual yang sempurna.
Penonton merasa gemas dengan dinamika awal mereka yang
sering berdebat karena perbedaan metode Barat VS Timur. Reaksi gengsi tapi
peduli dari karakter Lin Lan terhadap Qin Xin menjadi bahan pembicaraan hangat
di media sosial. Penggemar menyebut interaksi mereka terasa alami dan gak
dipaksakan.
Jumlah penonton melonjak saat mereka saling memuji di
live streaming. Saat terjadi kesalahan teknis atau NG scenes, mereka tertawa
bersama dan ketika Sun Mei Lin tanpa sengaja merapikan rambut Sun Yi Han, kolom
komentar langsung dibanjiri dengan emoji hati.
Banyak penggemar yang langsung menagih adanya season
kedua atau proyek kolaborasi baru bagi mereka berdua, bahkan sebelum drama ini
tamat.
Penggemar memuji detail kecil seperti kontak mata dan
gerakan tubuh mereka yang menunjukkan kepercayaan satu sama lainnya tanpa perlu
banyak kata-kata. Hal ini membuat banyak penonton merasa bahwa mereka
benar-benar berteman dekat di kehidupan nyata.
Soal Tinggi Badan:
Nah, soal tinggi badan ini juga menarik loh.
Kalau di film, terlihat bahwa Sun Mei Lin lebih tinggi
daripada Sun Yi Han ya.
Tinggi Sun Yi Han adalah 172 cm, sedangkan Sun Mei Lin
adalah 175 cm.
Penggemar sempat menggoda mereka soal siapa yang lebih
tinggi saat mereka berdiri bersebelahan untuk melakukan challenge. Mereka
biasanya hanya tertawa dan mengatakan bahwa yang terpenting adalah chemistry
mereka, bukan tinggi badan.
Usia dan Karir:
Sun Yi Han kelahiran 16 April 1998 dan Sun Mei Lin
kelahiran 04 Juni 1999.
Saat ini Sun Yi Han sedang merintis karir barunya
sebagai seorang produser. Ia sedang mencari pemain utama dan kru teknis untuk
proyek drama debutnya sebagai produser berjudul Heavens Hotel 天堂酒店.
Sun Mei Lin sendiri pernah membintangi sebuah drama GL
berjudul She Is Still Cute Today 今天的她也是如此可爱 yang dibuat pada tahun 2023. Tapi nasib drama ini
sampai sekarang gak jelas, karena gak tayang-tayang sampai sekarang.
****************
Sumber Foto: https://sogou.com